Jumat, 27 Juni 2014
Dari Kekonyolan Menjadi Kebanggaan
Tak
disangka, berawal dari celotehan komunitas Free Film yang diiringi kekonyolan
belaka untuk melegalkan eksistensinya, terciptalah proyek pertama bernama KPI
TV yang di rilis dalam Grand Launching KPI TV pada 5 februari di Aula UIN SGD
Bandung.
Panas
matahari melatari obrolan komunitas Free film yang dimotori oleh tujuh orang
yang senda gurau sambil makan siang dekat gor bulu tangkis pada September 2013.
Dalam candaannya terselip keinginan utuk memajukan komunitas ini, maka salah
satu dari mereka bernama Rizky Riansyah dengan polosnya mengusulkan
untukmembentuk proyek pertama bernama KPI TV.
Komunitas
yang tak sengaja lahir pada 20 Maret 2012 ini merupakan sekumpulan tujuh mahasiswa
jurusan Komunikasi Penyuiaran Islam (KPI) yang menjunjung tinggi solidaritas
sejak semester satu. Mereka adalah Septian (Aceng), Rivan Malik, Rian Hajati
Akbar, Sandy Gumilar, Rizky Riansyah, Sendi Prawira Dan Tendi Pratama.
Selama dua
semester, mereka khawatir terhadap nasib mereka nanti karena tidak tahu tujuan
masuk jurusan KPI, “kita itu orang yang tidak berguna, kuliah kosan-kuliah
kosan dan tidak ada tujuan masuk jurusan KPI, untuk membentuk komunitas pun tak
terpikirkan oleh kita, jika sepertiini , tak ada bekal untuk kita nanti”
papar septian dengan tawa tergelak (11/02).
Kekhawatiran
itu Nampak sedikit memudar ketika Sandy gumilar memperkenalkan Handycam baru
kepada enam kawannya di smester 3. “waktu itu, sore saya beli handycam dan
malamnya saya ke kosan dan ngasih tahu mereka bahwa saya memiliki handycam baru
dan langsung bikin video clip di atas genteng” kenangnya dengan nada
menggebu-gebu (11/02). Septian tak kalah bercerita ”waktu itu rambut ku
jabrik, mengenakan jaket kulit sambil menodongkan pisau beracting seolah
preman” kenangnya sambil mempraktikan (11/02).
Siang itu
Matahari memberi visi baru bagi mereka yang mulai menggarap film pendek, dan
tak lupa untuk mempublikasikannya di jejaring sosial. Sejak itu pula mereka
menobatkan diri sebagai komunitas Free Film. Deluk(12/02)






0 komentar:
Posting Komentar